Ketika
Sd itu lucu tapi memiliki cerita yang indah dan
fantastis rasanya ingin kembali lagi masa masa kecil tapi biarlah waktu
terus mengalir.pengalamnku waktu sd kelas dua saya tidak bisa mebaca, dan tidak
naik kelas pula tapi beginilah kurang lebih cerittaku sahabta pembbaca blog
ku,sewaktu SD aku tidak bisa membaca karena serig sakit,takut pula memberitahu
kepada orang tuaku, saat kelas mulai
pelajaran saya hanya bisa tidur di sebelah papan pintu yang tidak di pakai
karena pitunya rusak, terus pintu itu tersandar di samping tembok aku hanya
bisa tertidur dan tertidur di bawah papan tersebut,sakit dan berat sekali rasanya, saya ingin belajar
bersama teman tapi apalah daya badan saya tidak mengikuti keinginanku,rasa
muncul pusing di kepala dan tidak bisa bergerak seperti bumi ini terbalik yang
aku rasakan waktu itu.
waktupun berjalan terus saya selalu absen dalam kelas,alhasil ketika
mau kenaikan kelas tiba saya dinyakan tinggal kelas,Karen tidak bisa membaca,lucunya
waktu itu,aku naik kelas,tapi shabatku namanya Irma,ko naik kelas tapi ngga trlalu lancar dalam bicaranya,hanya
sakit hati yang ada,aku ingin bicara kepada kepala sekolah atau wali kelas ingin
menuntut apakah ini biajak pa? ko Irma bisa naik kelas ya pa?tapi apalah daya
karena saya kecil dan takut bicara dengan orang besar apa lagi guru,tapi yang
ada aku dan hati kecilku yang bisa
bicara saat itu.
Setalah
aku tidak naik kelas, bapa dan mamaku marah, dan mereka merasa malu dengan
tetangga mereka akupun merasa malu di hadapan mereka karena tidak naik
kelas.bapa saya dan saya pergi bertamu di rumah bapa kecil waktu itu bapa
menjelas tentang ketidak naikan kelas saya akhinya bapa kecil itu menyarankan
agar saya bisa belajar denganya,namanya pak muhamad nur,dia meminta izin pada
bapaku agar tidak marah kalau dia meukul pakai spu lidi,dia hanya meminta
persetuan bapa,akhinya bapa mengizinkan yang penting anak saya bisa
membaca,mula mula dia memegang sapu lidi yang ada dalam person kecil hanya
takut taku dan takut,dia mengabil beberapa huruf A-Z, terus memperkenalkan kata
itu hingga aku bisa melafalkanya,ketika saya tidak bisa diapun memukul aku,saya
hanya bisa pasrah,bapa hanya diam aku juga tidak tau apa yag ada dalam hati
kecinya,setelah aku paham semua abjad terus aku bisa mebaca dalam perkata
denagn lancar mulai malam itu aaku senng membaca.
Aku
tau rasanya sakit ketika di pukul,aku juga tau rasanya di bully sesama teman
kelas,aku hanyaa bisa menangis dalam hati kecil,sambil berkata dlm hati Tuhan kenapa aku lambat sekali membaca
aku menangis dan menagis sambil memukul kepalaku sendiri di tembok.sat itu
impian aku hanya ingin bisa membaca,saat itu sahabt blog sakit hati rasanya
ingin tidak hidup krena dengan guru,malu dengan sahabt sahabtku dan orangtuaku
juga.
Apakah
pembelajaran yang saya peroleh dari ceritaku diatas?meski saya lambat membaca
tapi rasa ingi tahu tinggi untuk membaca meski hanya belajar menebak kata tapi
itulah saya,terus apakah saat ini kita hanya sekedar mengetahui membaca?bukan
masih banyak buku yang ada di dunia ini yang mestinya kita lahap,buknkah
demiikian?dan lakukan yang lebih agar kita terbiasa membaca,bukan hanya sekedar
mebaca tapi apa hakikat dari membca tersbut,bukan kita mendapatkan informasi
dari apa yang kita baca? Untuk itu para sahabat pembaca blogku ,jangan hanya
sekedar bisa membaca tapi pakailah kemampuan membaca itu,untuk melahap buku
buku yang ada di dunia ini,membaca tidak hanya di perpus atu di Koran atau di
mana saja kita bearda selalu mebaca,yang
pertama kali saya laku kan adalah mengalahkan
diri aku dari segala kenyamanan yang ada,apakah para sahabat ingin
berubah?jika ingin berubah bersiaplah untuk tidak nyaman, tapi jika ingin
nyaman maka bersiaplah untuk tidak berubh begutulah kira kira sahabatku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar