Minggu, 31 Januari 2016

yang lalu tak akan pernah terulang kembali.

Ketika Sd itu lucu tapi memiliki cerita yang indah dan  fantastis rasanya ingin kembali lagi masa masa kecil tapi biarlah waktu terus mengalir.pengalamnku waktu sd kelas dua saya tidak bisa mebaca, dan tidak naik kelas pula tapi beginilah kurang lebih cerittaku sahabta pembbaca blog ku,sewaktu SD aku tidak bisa membaca karena serig sakit,takut pula memberitahu kepada orang tuaku, saat  kelas mulai pelajaran saya hanya bisa tidur di sebelah papan pintu yang tidak di pakai karena pitunya rusak, terus pintu itu tersandar di samping tembok aku hanya bisa tertidur dan tertidur di bawah papan tersebut,sakit dan  berat sekali rasanya, saya ingin belajar bersama teman tapi apalah daya badan saya tidak mengikuti keinginanku,rasa muncul pusing di kepala dan tidak bisa bergerak seperti bumi ini terbalik yang aku rasakan waktu itu.
 waktupun berjalan terus  saya selalu absen dalam kelas,alhasil ketika mau kenaikan kelas tiba saya dinyakan tinggal kelas,Karen tidak bisa membaca,lucunya waktu itu,aku naik kelas,tapi shabatku namanya Irma,ko naik kelas  tapi ngga trlalu lancar dalam bicaranya,hanya sakit hati yang ada,aku ingin bicara  kepada kepala sekolah atau wali kelas ingin menuntut apakah ini biajak pa? ko Irma bisa naik kelas ya pa?tapi apalah daya karena saya kecil dan takut bicara dengan orang besar apa lagi guru,tapi yang ada  aku dan hati kecilku yang bisa bicara saat itu.
Setalah aku tidak naik kelas, bapa dan mamaku marah, dan mereka merasa malu dengan tetangga mereka akupun merasa malu di hadapan mereka karena tidak naik kelas.bapa saya dan saya pergi bertamu di rumah bapa kecil waktu itu bapa menjelas tentang ketidak naikan kelas saya akhinya bapa kecil itu menyarankan agar saya bisa belajar denganya,namanya pak muhamad nur,dia meminta izin pada bapaku agar tidak marah kalau dia meukul pakai spu lidi,dia hanya meminta persetuan bapa,akhinya bapa mengizinkan yang penting anak saya bisa membaca,mula mula dia memegang sapu lidi yang ada dalam person kecil hanya takut taku dan takut,dia mengabil beberapa huruf A-Z, terus memperkenalkan kata itu hingga aku bisa melafalkanya,ketika saya tidak bisa diapun memukul aku,saya hanya bisa pasrah,bapa hanya diam aku juga tidak tau apa yag ada dalam hati kecinya,setelah aku paham semua abjad terus aku bisa mebaca dalam perkata denagn lancar mulai malam itu aaku senng membaca.
Aku tau rasanya sakit ketika di pukul,aku juga tau rasanya di bully sesama teman kelas,aku hanyaa bisa menangis dalam hati kecil,sambil berkata dlm  hati Tuhan kenapa aku lambat sekali membaca aku menangis dan menagis sambil memukul kepalaku sendiri di tembok.sat itu impian aku hanya ingin bisa membaca,saat itu sahabt blog sakit hati rasanya ingin tidak hidup krena dengan guru,malu dengan sahabt sahabtku dan orangtuaku juga.
Apakah pembelajaran yang saya peroleh dari ceritaku diatas?meski saya lambat membaca tapi rasa ingi tahu tinggi untuk membaca meski hanya belajar menebak kata tapi itulah saya,terus apakah saat ini kita hanya sekedar mengetahui membaca?bukan masih banyak buku yang ada di dunia ini yang mestinya kita lahap,buknkah demiikian?dan lakukan yang lebih agar kita terbiasa membaca,bukan hanya sekedar mebaca tapi apa hakikat dari membca tersbut,bukan kita mendapatkan informasi dari apa yang kita baca? Untuk itu para sahabat pembaca blogku ,jangan hanya sekedar bisa membaca tapi pakailah kemampuan membaca itu,untuk melahap buku buku yang ada di dunia ini,membaca tidak hanya di perpus atu di Koran atau di mana saja kita  bearda selalu mebaca,yang pertama kali saya laku kan adalah mengalahkan  diri aku dari segala kenyamanan yang ada,apakah para sahabat ingin berubah?jika ingin berubah bersiaplah untuk tidak nyaman, tapi jika ingin nyaman maka bersiaplah untuk tidak berubh begutulah kira kira sahabatku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

my beautiful history

my beautiful history Kata sahabat sahabatku masa masa SMA adalah masa kenangan sepanjang masa dan tidak akan terlupakan,tapi bagi ...