Hidup mengajarkan kita untuk belajar.
Suatu
pagi yang dingin,waktu itu saya masih ingat
dingin yang tak mampu aku bangun,karena biasa heheh ,saya mesti bangun
Karen waktu itu say pindah kos baru agar kelihatan kita bangun lebih pagi
hehhehe.saya duduk sambil minum segelas kopi dan megisap sebua rokok,mas
dengasn suara lembut oha ia kata ku lalu aku menjawab.
Kita
bayak hal yang kita bicarakan pada saat itu,bicara tentang hidup dan kehupan
terynata saya menggali lebi dalam tentang dia,pengalamanya cukup menarik,dia
adalah salh satu buruh kasar di sebuah Kalimantan selama sepuluh tahun dan
sekarang dia kembali ke tananhnya sendiri. Katanya hidup di Kalimantan itu
berat,tapi di jalani saja,karena beban yang kita bawa di pundak dan beban yang
kita bawa dalam pikiran itu sama,kalau di sisinikan kerjanya adalah otak,jadi
kita bisa bebs jiwa kita untuk begerak dan selalu menjaganya.
Mas
hidup itu memang berat mas tapi cobalah kita jalani saja,karena situlah kita
akan mendapkan pengalamn yang kita raih,kalau maskan enak kalau masnya nantinya
mendapakan pekerjaan di level tinggi,kamu akan mendapakan pekerjaan yang begitu
manjubkan,dengan sedehana saya menjawab,benar om,sekolah itu banyak susuahnya
om,ko bisa dia menjwab,ya giman yo pak,kita mesti benar apa yang kita jawab
dalm soal soal dosen agar kita tidak mengulang,kalau menurut saya semuanya sama
pak hidup mengajarkan untuk belajar,di sekolah,bermasyarak dan dimana saja saya
teringant apa yang di katakan sama mantan pacarku
Usia tidak mnjadi tolak ukur untuk mnjdikan seseorg itu
dewasa, namun kepribadian yang teguh atas sgla ucapan, pikiran tutur, Dan
perbuatan lah yg menjadikan ia dewasa.saya selalu mencapkanya dalam dalam dan
menjadi pedomaan hidup saya kedpanya nanti heheh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar