Minggu, 30 September 2018

CAFEE.


CAFEE.

Tempat lain yang tidak kalah penting nya juga  adalah cafe. Setiap cafe yang ada di wilayah jogja ini, biasanya akan memiliki corak yang berbeda. ada beberapa cafe  yang memang dikhususkan bagi mereka yang ingin menjadikannya sebagai tempat untuk mengerjakan berbagai pekerjaan, khususnya dalam hal menulis atau mengerjakan tugas kuliah.
setelah usai kuliah saya biasanya istirahat dulu di kos, hingga habis isya saya biasanya bergerak menuju cafe cangkir tepatnya di jalan babaran yogyakarta agar tidak membosankan proses belajar menulis buku atau proses belajar di kampus, sehingga semangat saya termotivasi kembali inilah teknik saya.
 Cafe ini menjadi tempat referensi menarik karena sifatnya tempatnya yang  nyaman dan santai. Artinya tempat tersebut tidak terlalu formal dan memang diperuntukkan bagi mereka yang ingin ngobrol santai ataupun mengerjakan tugas. Selain itu, cafe cangkir ini  memiliki fasilitas yang menunjang seperti wifi ataupun menu makanan dan minuman yang ditawarkan.
ketika saya asyik menulis dan membaca beberapa referensi buku, tiba tiba teman teman dari kampus tetangga UAD, datang berdiskusi di tempat itu, seakan mengingatkan saya tentang organisasi saya di makassar dahulu waktu itu, mereka berdiskusi dengan santai dan serius tapi penuh dengan keceriaan. saat itu saya masih ingat bahwa ada dua orang suami istri, mereka adalah bekerja sebagai NGO, atau non government organization.
 tidak lama kemudian karena mereka sibuk dengan diskusi mereka dan mereka sibuk dengan projek mereka, saya juga sibuk dengan menulis saya dan kerja tugas akhir saya. beberapa saat kemudian keduanya menghampiri saya, dan sambil perkenalan hingga mereka bangga kepada saya.
karena saya selalu datang sendiri, bahkan tidak kalah penting mereka menanyakan tentang pacar saya, saya hanya jawab dengan santai masih jomblo pak heheh, dan saya sibuk dengan aktivitas  menulis  tugas akhir   beberapa mata kuliah yang perlu dipelajari
ternyata suaminya adalah seorang mantan ketua DPRD sleman, dan istrinya adalah kepala salah satu satu dosen, mereka sedang mengadakan proyek pembangunan besar pariwisata di bukit bintang.
 saya hanya mengangguk dari pembicaraan mereka ketika mereka menjelaskan proyek mereka, karena setiap malam saya selalu melihat mereka berdiskusi dan mereka pun melihat saya sibuk dengan aktifitas saya sendiri akhirnya kami pun akrab sepertinya bapak saya sendiri.
sebelum pulang satu pesan yang mereka sampaikan adalah nak teruskan cita- cita kamu, gapailah apa yang kamu inginkan, pulang  bangun lah daerahmu, harus siap menghadapi dunia yang penuh dengan kompetisi ingat itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

my beautiful history

my beautiful history Kata sahabat sahabatku masa masa SMA adalah masa kenangan sepanjang masa dan tidak akan terlupakan,tapi bagi ...