SARJANA
KAMPUNGAN
Kris pola pikir yang
melanda dewasa muda hari ini, adalah bagaimana menghadap atau melihat
situasional pendidikan hari ini, mungkin kalau kita berbicara pemerataan
pendidikan hari ini ,semua anak mendapatkan pemerataan pendidikan, namun
yang menjadi kendala besar yang dihadapi dewasa hari ini adalah kesediaan
lapangan kerja.
banyak sarjana yang
menganggur di kampung kampung khususnya di daerah tertinggal, terluar, dan
terdepan karena ketersedian antara jurusan dan lapangan pekerjaan, ini adalah menjadi
masalah besar bagi kaum intelek muda,
walaupun mendapatkan pekerjaan namun
bagaimanapun pekerjaan yang ada tidak sesuai dengan jurusan yang ada ,
contoh yang lain
rata-rata banyak anak muda yang sarjana tapi penghasilnya hanya untuk
mendapatkan uang jajan,bagaimpun akses untuk mendapatkan kegiatan atau
aktivitas harian belum cukup.
Contoh yang ada banyak
sarjana yang unggul di daerah pindah ke kota hanya untuk mendapatkan
penghasilan yang lebih agar terjadinya kesejahteraan hidup. kita juga tidak menyalakan pemerintah, tapi apa
yang terjadi hari ini adalah masalah bagi kita semua anak muda yang berintelektual. pemerintah telah berupaya
agar terjadinya pemerataan pendidikan dengan adanya kegiatan atau program SM3T,
tapi hanya untuk berlaku satu tahun atau dua tahun saja ,bagaimana nasib bangsa
kedepan wahai anak muda?
kita tidak mungkin
menyalahkan pemerintah, kita juga pun tidak mungkin menyalahkan masyarakat atau
menyalakan diri kita sendiri tapi bagaimana sarjana muda menghadapi masalah ini
yeah kita semestinya siap untuk menghadapinya. ini adalah sebuah kompetisi yang
harus kita mainkan bukankah demikian wahai intelektual muda?
semua masalah diatas
adalah sebuah peneguran tau perenungan buat intelektual muda, kalau
menurut pendapat saya bagaimana masalah ini di hadapi dengan
mengembangkan soft skill kita, agar kita tidak jalan di tempat atau kita
malah jalan mundur.
sekarang kita hanya
pandai melihat soft skill kita, kita bisa melihat kelebihan yang ada dalam diri
kita, bukannya kita menghindar, tapi pengembangan skill yang kita miliki akan
menghasilkan sebuah lapangan pekerjaan, contoh sederhana adalah sarjana muda
jurusan bahasa inggris,
cobalah membuka lapangan
pekerjaan sendiri seperti membuka kursus di daerah kita masing,apalagi
daerah kita terkenal dengan wilayah industri pariwisata, kita hanya
mengembngkan kemampuan kita, contoh yang lain juga, sarjana muda jurusan
akuntansi, bukalah usaha kecil- kecilan tapi bisa menghasilkan lapangan
pekerjaan kita, akhirny dengan penegembangan skill yang kita miliki akan
mendapatkan lapangan pekerjaan kita sendiri dan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar