Minggu, 30 September 2018

Har mengapa kamu Harus belajar ?


Har mengapa kamu Harus belajar ?

kita semua adalah makhluk Allah Swt. Manusia, bukan hanya mendapat penganugerahan sebagai “produk” yang paling “is the best” saja, tetapi manusia juga diakui sebagai “produk” yang memiliki kualifikasi standar produk “high class”. Yah, yang paling is the best dan bertaraf high class.
 Mengapa manusia mendapat predikat makhluk yang terbaik lagi mulia? Karena, manusia secara esensial dan eksistensial memiliki desain perangkat “aksesoris” yang lengkap, sempurna, dan lebih canggih dari makhluk lainnya. Manusia adalah makhluk yang sempurna yang dikaruniai berbagai perangkat “hardware dan software” yang sangat spektakuler.
kalau kita ingin mencapai kesempurnaan dan kemuliaan diri, tidak ada hal yang harus kita lakukan selain mengembangkan potensi yang dianugerahkan Allah tersebut dengan baik, benar, dan proporsional.
Ingin potensi Anda berkembang? Jika jawabannya “ya”, maka kita harus “belajar tanpa henti”.  John Dewey dalam bukunya mengatakan bahwa  “Democracy and Education” (New York: Free Press, 1966, h.1-5) menyebut belajar sebagai salah satu kebutuhan hidup (a necessity of life),
salah satu fungsi sosial (a social function), sebagai bimbingan (as direction), dan sebagai sarana pertumbuhan ( as means of growth) yang mempersiapkan dan membukakan serta membentuk disiplin hidup. Jadi manusia harus belajar karena kebutuhan untuk hidup.
Belajar adalah proses di mana orang tidak tahu menjadi tahu, tidak paham menjadi paham, tidak bisa menjadi bisa. Jika ingin tahu, paham, dan bisa dalam suatu hal, maka
kuncinya adalah belajar. belajar memang wajib untuk kita. Untuk menjadi manusia yang sempurna dengan mengoptimalkan anugrahnya yaitu akal, dan qalbunya yang di dalam prosesnya dianugrahkan pula perasaan yang mendorong munculnya rasa ingin tahu akan sesuatu itu.
 Manusia diwajibkan belajar oleh karena Ia lahir dalam tidak berilmu pengetahuan. Karena tidak berilmu pengetahuan, maka manusia tidak bisa membedakan sesuatu yang baik dan yang buruk, yang pantas dan yang tidak pantas, dan seterusnya. Ilmu adalah “tanda” yang harus diketahui dan dipahami setiap manusia agar dapat membedakan antara sesuatu dengan sesuatu yang lainnya. agar pengetahuan kita luas lagi dalam, maka proses mencari ilmu tersebut tidak dibatasi oleh sekat apapun, bahkan oleh sekolah sekalipun.
Proses mencari ilmu harus dengan banyak cara; membaca, menulis, meneliti, mengamati, berdiskusi, dan lain sebagainya. Kita harus belajar dan mengambil pelajaran dari semua tempat dan sumber belajar, supaya mempunyai kedalaman ilmu pengetahuan, kearifan cara berpikir dan wawasan yang luas.
Dalam belajar, ada tanggung jawab intelektual dengan spirit menguasai dan mengembangkan ilmu, ada tanggung jawab moral dalam rangka mengamalkan ilmu yang dikuasai secara benar dan proporsional, dan ada rasa tanggung jawab sosial dalam arti memberikan keteladanan dan manfaat ilmu yang dimiliki kepada sesama manusia.
kalangan terpelajar harus menjadi inspirator dan motivator bagi pengembangan keilmuan dan keagungan moral bagi masyarakat. Masyarakat terpelajar menjadi “role model “ bagi setiap orang.
Jangan sampai menjadi ilmuwan yang moralitasnya tidak sesuai dengan semangat ilmu yang dimilikinya. Sahabat pebelajar, kenapa kita tidak boleh berhenti belajar? Jawaban dan alasan argumentatifnya tentu sangat beragam. Kenapa sangat beragam? Yah, karena begitu urgennya, begitu besarnya, begitu luas dan dalamnya hikmah perlunya belajar bagi manusia.
Alasan-alasan mengapa kita perlu belajar secara terus-menerus sepanjang hayat dapat dilihat beberapa sudut pandang, di antaranya: Karena pendidikan tidaklah selesai setelah berakhirnya masa sekolah atau kuliah, tetapi merupakan sebuah proses yang berlangsung sepanjang hidup, dan bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu hidup.
Belajar adalah sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, menjadi bahagian kehidupan kita. belajar adalah investasi berharga untuk masa depan yang tidak akan pernah rugi. Tidak seperti harta yang suatu saat bisa habis. Dengan belajar, sesungguhnya kita telah membuka satu pintu menuju kesuksesan. Kita perlu belajar agar kualitas skill dan kemampuan kita terus bertambah, dan dengan belajar tentu saja akan mengantarkan kita ke arah kesuksesan.
Tidak akan ada kerugian dalam belajar, karena belajar tidak hanya di sekolah namun di segala tempat. Kehidupan Dalam kondisi dunia yang selalu berubah dengan cepat ini, orang yang aman adalah mereka yang percaya bahwa dirinya mampu mempelajari sesuatu yang baru. Sepanjang sejarah manusia, sekarang ini kita menghadapi masa dimana perubahan terjadi sangat cepat, dan kita harus selalu berlari untuk mengikutinya.
 Kita menghadapi tantangan kompetisi yang lebih ketat, dan kita harus menjadi pemenangnya. Bukankah diri kita telah ditakdirkan oleh Allah sebagai pemenang? Yah, pemenang. Kita telah menjadi pemenang dari berjuta-juta sel sperma yang berkompetisi menuju proses pembuahan, kemudian menjadi diri kita sekarang ini. Oleh karena itu, untuk memenangkan kompetisi hidup di dunia ini, mau tidak mau kita harus meningkatkan kualitas diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

my beautiful history

my beautiful history Kata sahabat sahabatku masa masa SMA adalah masa kenangan sepanjang masa dan tidak akan terlupakan,tapi bagi ...