Minggu, 30 September 2018

Nilai nilai pendidikan Ki Hajar


Nilai nilai  pendidikan Ki Hajar

Siapa yang tidak mengenal Tokoh berikut ini? Dikenal dengan nama  Ki hajar dewantara sebagai pelopor pendidikan untuk masyarakat pribumi di Indonesia ketika masih dalam masa ki hajar  jajahan Kolonial Belanda Ki Hajar Dewantara cenderung lebih tertarik dalam dunia jurnalistik atau tulis-menulis, hal ini dibuktikan dengan bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar pada masa itu, antara lain, Sedyotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara.
Gaya penulisan Ki Hadjar Dewantara pun cenderung tajam mencerminkan semangat anti kolonial. Seperti yang ia tuliskan berikut ini dalam surat kabar De Expres pimpinan Douwes Dekker
Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan merayakan pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaan. Sejajar dengan jalan fikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu.
 Idea untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. mari teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaan aku dan sahabat- sahabat sebangsaku ialah kenyataan bahwa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikit pun baginya.
Pendidikan adalah upaya untuk memerdekakan manusia dalam arti bahwa menjadi manusia yang mandiri, agar tidak tergantung kepada orang lain baik lahir maupun batin. Kemerdekaan yang dimaksud terdiri dari 3 macam, yaitu; berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain dan dapat mengatur sendiri.
Pendidikan secara umum berarti daya upaya untuk memajukan pertumbuhan budi pekerti (kekuatan batin,karakter), pikiran (intelek), dan tubuh anak. Dalam pengertian ini mengandung makna bahwa pendidikan pada taman siswa tidak boleh dipisah-pisahkan, tetapi sebagai suatu kesatuan untuk memajukan kesempatan hidup, yakni kehidupan dan penghidupan anak-anak yang kita didik selaras dengan dunianya.
Apakah hikmah dari cerita tersebut bhwa Saya bangga dengan dirinya bahwa pemerataan pendidikan  itu penting agar terciptanya manusia yang cerdas,beradab dan berguna bagi bangsa.apakah pendidikan hari ini rata? Belum,maka jadikanlah konsep ketamansiswaan yang dijadikan landasan dasar atas pendidikan Negara kita.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

my beautiful history

my beautiful history Kata sahabat sahabatku masa masa SMA adalah masa kenangan sepanjang masa dan tidak akan terlupakan,tapi bagi ...