Lima kota di indonesia
ini ini mengisahkan tentang seorang anak muda yang mau belajar berpetualangan
sendiri, sekaligus menantang diri saya sendiri, tentang ketakutan saya
terhadap berbagai masalah risaunya tentang kota.
pasang surut dalam
mengendarai beberapa kota, adalah suatu keasikan sendiri dan itu semua adalah
sah-sah saja apa adanya, mendapatkan teman teman baru dalam mencari ilmu
di lima kta itu tidak gampang meski banya teman teman dari kampung ya karena berbeda
visi dan misi,meskipun kita dekat tapi rasanya kita terlalu jauh, kemudian saya
menerima atas kelebihan dan kekurangan teman yang memiliki satu fisi dan
misi yang sama itu semuanya adalah proses perjalanan menuju pembelajar sejati.
saya berkeyakinan
bahwa tidak semua orang ingin menikmati lima kota di indonesia. saya
kadang berpikir dahulu ketika sebelum berangkat, banyak hal yang saya lalui
mulai dari ketakutan terhadap saya sendiri atas kota, banyak premanisme,banyak
pemabuk di jalan,dan satu yang saya tidak bisa lupa bhwa saya tidak boleh jauh
dari mama, karena saya sangat dekat dengan mama, saya mencoba untuk menantang
terhadap diri aku sendiri dan beberapa ketakutan yang saya jelaskan diatas.
ada beberapa pertanyan
yang ada dalam hati saya waktu itu sebelum berangkat,diantaranya adalah, kapan
ketakutan saya harus lewati? kapan saya harus out of the box dari kehidupan
saya? kapan saya harus menikmati perjalan just my self traveling? jawaban mungkin
kita masing masing berbeda,
menurut penulis bahwa
fokuslah pada kelebihan kita bukan pada kekurangan kita, karena saya suka berbicara dan berdiskusi
adalah cara yang tepat untuk speak in english, going to international language.
itu semuanya adalah cara kita,pola kita,perasaan kita dan yang terakhir adalah
tindakan kita. untuk menghadapi 5 kota just traveling on myself.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar